Skip to main content

Posts

NINERS,The Story So Far (2002 - 2010)

Perkenalkan saya Qoudar Ramdhani, saya masuk ke 9 pada tahun 2002, saat pertama kali masuk ke sekolah ini kesan saya adalah adanya 'kebebasan',terlihat dari dinding pagar parkir motor sampai ke WC nya dihiasi oleh lukisan tangan atau yg kerennya disebut Graffiti. Sekolah ini sangat rindang, pohon dimana-mana,tumbuhan hijau menghiasi setiap sudutnya. Awal SMA saya mengikuti OSIS, dengan berbagai kegiatan didalamnya, pada awal tahun akhir tahun 2002 baru pertama kali diadakan perayaan HUT SM AN 9 Bandung yg jatuh pada tanggal 20 oktober 2010, perayaan yg saya kira cukup sederhana, dan pada saat itu juga dilakukan penyerahan sumbangan dari panitia PANKREAS 4 yg diketuai oleh kang Rainer dan teh Qori sebagai ketua OSIS-nya berupa satu set alat drum,perlu dicatat pankreas 4 ini sangat sukses lho. :) Cerita akan saya bagi menjadi beberapa bagian, let the story begin : Lingkungan Sekolah Pada awal saya masuk,sangat jauh berbeda dengan sekolah saat ini, kantin di sebelah perpus...

Memulai Hidup Baru #2

 Jogjakarta, 2 Desember 2022 Sore itu seperti biasa kami melakukan cek rutin ke dokter kandungan, dengan usia kandungan masih Minggu ke 38 dan HPL masih 2 minggu lagi kami pun biasa-biasa saja sore itu. Antrian sangat panjang karena beberapa hari sebelumnya dokternya libur. Sekitar jam 21.30 kami pun masuk. Dilalah sang dokter menyarankan untuk segera "dikeluarkan" malam itu juga, kagetnya kita. lalu bisa juga rawat inap untuk melihat perkembangan kondisinya. akhirnya malam itu kami rawat inap. Setelah mengurus berkas-berkas dengan Surat Jaminan dari perusahaan, akhirnya kami check in di kamar sekitar jam 23.00. Saya lalu pulang kerumah untuk mengambil pakaian dan perlengkapan lainnya. Jogjakarta, 3 Desember 2022 Pagi itu kami terbangun, setelah shalat shubuh lalu suster masuk dan bilang bahwa istri akan di SC jam 6.30 pagi. wow !! bismillah aja,, dengan rada kaget istri diantar masuk ruang operasi. Sebelumnya disempatkan VC dengan orang tua masing-masing. 07.06 WIB Alhamduli...

Jogja, di bahumu aku bersandar #2

Tatib Pascal 2006 Siapa sangka 15 tahun setelahnya, gedung seberang menjadi saksi sejarah hidup.   thank God i found you :) Terlalu banyak waktu luang akibat isoman yang sangat panjang, dan aku mulai menulis lagi. Tentang kembalinya ke kota ini, terpaksa ter-lockdown karena Pandemi yang tak kunjung usai. Setelah sekian lama ke lock isoman di site, 2 - 24 Juni !!! akhirnya bisa PCR di tarakan dan hasilnya negatif, dan finally pulang ke jogja ketemu istri tercinta untuk pertama kalinya. Kalau sebelumnya tidak masalah lama-lama di site, di extend ST sebulan dua bulan pun tidak masalah, tapi sekarang .. Hayang geura balik euy. !! hehe .. Finally Landing @YIA for the 1st time :) Sampai jogja langsung cus ke pogung, karena habis dari luar kota kudu PCR dulu demi memastikan kondisi badan ini bersih dari virus. Langsung ke panti rapih tapi ruame banget !!!  akhirnya daftar online di HiLab Jogja dan ikut PCR untuk keesokan harinya. Pagi itu saya memutuskan olahraga, jalan kaki sambil j...

Jogja, di bahumu aku bersandar

 Setelah sekian lama, aku mulai menulis lagi.  iya, akhirnya aku kembali ke kota ini. Jogjakarta, tempat dimana aku mencoba menghindar dan tidak akan kembali kesini lagi, namun.. takdir membawaku kembali kesini, memulai cerita akhir perjalanan kisah hidup yang akan aku jalani sampai dengan akhir hayat. Kota yang tiap sudutnya terdapat cerita dan kenangan. Maka dengan itu saya coba menghindar untuk kembali lagi kesini. kota yang setiap rintik hujan selalu mengingatkan tentang seseorang. tapi itu dulu,  tidak perlu waktu lama kisah ini dibuat, tidak butuh waktu lama untuk memastikan perjalanan yang lanjut ke jenjang yang lebih tinggi. sekarang aku kembali kesini dengan secercah cerita, buku kosong yang akan aku tulis bersamanya. iya, dia yang selalu ada diujung kamera ku, masuk kedalam video yang entah kenapa sekarang dia ada dan nyata, akan menemaniku, menemani perjalanan ini selanjutnya. Bismillah, semoga semuanya berjalan dengan lancar,  dan semua berjalan sesuai d...

Dan masa lalu kita itu ...

Kami adalah generasi terakhir yang masih bermain di halaman rumah yg luas. Kami berlari dan bersembunyi penuh canda-tawa dan persahabatan. Main Petak Umpet, Boy-boynan, gobag sodor, Lompat tali, Masak-masakan, sobyong, jamuran, putri putri Melati tanpa peringatan dari Bpk Ibu. Kami bisa memanfaatkan gelang karet, isi sawo, kulit jeruk, batre bekas, sogok telik menjadi permainan yg mengasyikkan. Kami yg tiap melihat pesawat terbang langsung teriak minta uang. Kami generasi yang ngantri di wartel dari jam 5 pagi, berkirim surat dan menanti surat balasan dengan penuh rasa rindu. Tiap malam jumat kami menunggu siaran cerita serem di radio, berkirim salam lewat penyiar radio. Kamilah generasi yang SD nya merasakan papan tulis berwarna hitam, masih pakai pensil dan rautan yang ada kaca di salah satunya. Kamilah generasi yang SMP dan SMA nya masih pakai papan tulis hitam dan kapur putih. Generasi yang meja sekolahnya penuh dengan coretan kejujuran kami melalui tulisan Tipe-...

Eksplorasi Emas Sumbawa

15 Juni 2015 Setelah pemanasan metode-metode geofisika di acaranya angkatan 2011, saya bertolak ke sumbawa. Perjalanan dimulai dari CGK - LOP dengan pesawat udara selama 1 jam 40 menit, dilanjutkan dengan pesawat ATR menuju pulau sumbawa selama 30 menit. Malamnya saya menginap di mess PAMA Sumbawa. Bandara International Lombok Hanya bisa menatap Gili dari udara :( 16 Juni 2015 Pukul 9 pagi kami sudah bertolak ke Desa Lebangkar, menggunakan Mobil Double gardan, sebelumnya kami mampir ke pasar untuk membeli sebagian logistik yg akan kami bawa ke lokasi. Perjalanan kesana kami ditemani oleh 2 orang TNI yang kebetulan akan berangkat untuk berjaga-jaga di lokasi Camp Eksplorasi, Namanya bapak Ainul Yakin, asli sumbawa dengan istrinya seorang muallaf berasal dari kota medan, yang kedua adalah bapak Daud, beliau asli NTT.  Membutuhkan 5 jam perjalanan untuk sampai ke Desa Lebangkar, jalanan yang jelek membuat perjalanan begitu lama. Savana!! dengan kuda y...

Geophysics Field Camp 2015

Desa Kebonsari, Kecamatan Borobudur, Magelang. 12 hari. yup waktu yang terasa sebentar karena kesibukan setiap harinya, dari jam 6 sampai dengan jam 24.00 setiap harinya. Bersyukur bisa menjadi bagian dari sejarah angkatan 2011. terima kasih untuk ilmu, pengalaman, cerita, kenangan dan juga pelajaran dari acara ini. :)

DEKADE #2

10 Tahun yang lalu.. Saya memutuskan untuk merantau, mencari ilmu menjadi mahasiswa dikota orang. Supaya lebih mandiri dan juga mendapatkan pengalaman baru. Namun dibalik itu,  Banyak resiko yang harus saya ambil, meninggalkan orang-orang tercinta dan juga Dia. Kota Jogja, buat saya seperti surga, Keindahan alamnya, ramah tamah warganya, kemurahan harga makanan disana, budayanya, cara menghargai orang lain dll. Mau ke gunung, banyak. Mau ke pantai, deket! ada belasan pantai di laut selatan jogja. satu dekade berlalu, yang paling saya rindukan tentu saja Rumah beserta anggota keluarga di dalamnya. Oleh karena itu, selama saya masih ada waktu kosong, libur panjang dari pekerjaan, saya lebih memilih untuk berada dirumah, karena dalam satu tahun mungkin dapat dihitung jari berapa lama saya ada dirumah. Sekedar membantu orang tua, sekedar makan bersama di ruang makan dengan ayah, ibu, dan adik. Belum lagi adik yang ikut merantau ke jogja sejak 4 tahun lalu. Buat saya maka...

at SMAN 9 Bandung

Satu Dekade. iya. sudah 10 tahun saya lulus dari tempat ini, melanjutkan cerita di kota gudeg. Dengan secercah harapan dan juga cita-cita yang akan saya gapai di kota itu. Meninggalkan keluarga dan juga seseorang tercinta. Walau 2 bulan kemudian kisah itu harus berakhir. when all memories start to rise again. saat semua kenangan tercipta disini, entar berapa banyak cerita selama 3 tahun yang saya buat disini. 1F, 2A dan 3IPA1. semua terkisah disana, bersama rekan-rekan OSIS dan juga sepakbola. mungkin soundtrack-nya mocca "i remember" terngiang saat ini.  ahh .. sudahlah. tempat ini sudah menjadi rumah kedua saya. dan saya akan selalu kembali ke tempat ini saat saya lagi di bandung. :)

Sunday Evening

Sore di hari mingu .. Sehari menjelang kesibukan berjalan lagi sore itu, selama 3 minggu menjadi terasa indah betapa berat meninggalkan setiap sorenya apalagi mengingat senin pagi yang hampir semua orang tidak menyukainya terkadang berusaha untuk menikmatinya menikmati sebuah kebersamaan tapi .. terkadang harus menatap esok hari yg berat sambil menunggu libur datang lagi namun.. dibalik beratnya menghadapi senin pagi ada rasa syukur yg besar dalam diri bersyukur masih dapat bekerja dan mendapat nafkah disaat ada yg lain masih mencari-cari pekerjaan. semua terasa berat saat akhirnya ditugaskan meninggalkan jakarta iya jakarta, kota yang dimana banyak yang tidak merasa nyaman kota yang aku pernah tidak mau untuk tinggal disana tapi setelah hampir 6 bulan tanpa pergi dari kota ini setelah saat ini mulai merasakan nyamannya kota ini ada dia, ada teman-teman yg membuat nyaman. ditengah kemacetan,banjir panas sumpek. selalu ada cerita disana :) thnx for the m...

2015

31 Desember 2014 SOre itu human lebat, bahkan sangat lebat pada saat pulang kantor, namun tidak menyurutkan hati saya untuk bertemu teman-teman kuliah dan merayakan tahun baru dirumah aji.  47 Km jarak yang ditempuh, walau lelah namun semua terbayarkan oleh obrolan santay, main PES juga main gitar sambil nonton Film. masih sama seperti malam tahun baru sebelumnya, alhamdulillah masih bisa bersama mereka walaupun sudah ada yang berkeluarga tapi tetap bisa kumpul.  alhamdulillah, 2015. semoga target menikah tahun ini dapat terlaksana dengan lancar, begitu kudoakan. amin. :)

Injury Time

mungkin itu kata-kata yang tepat untuk saya saat ini. sekedar sejenak ingin menikmati saat-saat kesendirian ini. terdiam, tersipu, tanpa beban, tanpa masalah. semua ditanggung sendiri. pergi kemanapun yang kita suka, tanpa arah tujuan. semua dinikmati apa adanya. pilihan? terkadang sulit, memilih ini itulah, mau dibawa kemana kedepannya, hidup dimana, beli ini itu, siapin ini itu, gimana kerjaannya, mau pake apa, tinggal dimana ... namun kalau dipikir lebih bijak,  ini gak serumit yang dibayangkan, hanya tinggal mengucapkan aku cinta kamu, dan jalanin semua apa adanya sesuai dengan kemampuan. simple kan?  mencoba berbicara dengan diri sendiri. mencoba meyakinkan diri sendiri, tentang apa dan siapa, juga bagaimana kedepannya. malam ini lumayan kelam, namun kucoba untuk mencerahkannya. masih ada cinta diujung jalan, menanti untuk ditemukan. masih ada secercah harapan, menanti untuk didapatkan. masih ada dirinya yang entah siapa, menanti untuk kupinang ... ...

PASSION

Aku sendiri tidak tahu passion apa yang saya punya, saya mencintai banyak hal, semua sama, semua special, dan semua biasa saja. Sama seperti teman, saya tidak punya teman yang benar-benar special. Semuanya saya anggap special, dari kecil saya tidak punya sahabat yang benar-benar spesial. Tidak ada juga guru atau dosen yang paling spesial. Itulah mengapa saya dikenal gampang dekat dengan semua orang, dari suku, ras, kaya atau miskin, dari direktur sampai cleaning service semua saya kenal.

Secuil Cerita dari Tanah Borneo di Pinggir Sungai Mahakam

Saya kembali ke tempatnya berdekatan seperti 4 tahun lalu. Mei  2010 saya ikut project geolistrik di Desa Sanggulan, Kecamatan sebulu. Saat itu pertama kalinya saya menginjakan kaki di tanah Borneo, Project yang selanjutnya menjadi tugas akhir yang mengantarkan saya menjadi seorang sarjana. Sekarang saya berada tidak jauh dari tempat itu, bedanya kali ini saya berada di belahan sungai mahakam yang berbeda. Suasana tenang, sunyi, jauh dari hiruk pikuk kehidupan, macetnya bandung jakarta, jauh dari kepenatan pekerjaan, walau disini benar-benar mengejar target. Alhamdulillah pekerjaan saya berjalan lancar hanya dengan 3 hari saja, tapi butuh 2 minggu untuk memutar otak agar cepat selesai. Saya menikmati berada di tempat ini, saya selalu berusaha nyaman di segala tempat, dan suasana. mungkin itu satu-satunya cara agar mempermudah pekerjaan saya. Saya selalu berusaha beradaptasi sebaik mungkin dengan lingkungan yang benar-baru. Besok saya pulang, perjalanan jauh dari Sebulu - Sama...

leader

Semua orang mempunyai gaya kepemimpinannya sendiri-sendiri, baik pria atau wanita. dan kelak mereka akan menjadi seorang pemimpin. Baik dalam keluarga ataupun tempat bekerja. Saya sendiri suka pemimpin yang low profile, suka turun kebawah, sering bergaul dengan rakyatnya, dengan orang-orang 'kecil' disekitarnya. walaupun mereka hanyalah pembantu, tukang sapu, sopir, atau apapun juga. kita sebagai pemimpin sangat selayaknya untuk menghormati mereka juga. Walau hanya sekedar menyapa atau memberikan senyuman juga memberikan respek terhadap mereka. saya benci pemimpin yang sombong, yang terkadang tidak peduli akan nasib mereka, yang acuh tak acuh terhadap bawahannya. Mari kita renungkan seandainya kita berada di posisi seperti mereka. Berbagi kebahagiaan walau sedikit dengan mereka, setidaknya dapat membuat mereka bekerja lebih semangat lagi karena merasa dihargai :) tulisan ini hanya sekedar curhatan untuk atasan yang acuh tak acuh terhadap bawahannya. dan saya berusaha untu...

BLINK 182 - DAMMIT

This is my #1 song since we were on high school, here's the lyrics:  It's alright  to tell me  what you think  about me I won't try  to argue  or hold it  against you I know that  you're leaving  you must have  your reasons The season  is calling  and your pictures  are falling down The steps that  I retrace  the sad look  on your face The timing  and structure  did you hear  he fucked her? A day late  a buck short  I'm writing  the report On losing  and failing  when I move  I'm flailing now And it's happened once again I'll turn to a friend Someone that understands Sees through the master plan But everybody's gone And I've been here for too long To face this on my own Well I guess this is growing up Well I guess this is growing up And maybe  I'll see you  at a movie  sneak preview You'll show up  and walk by  on the arm...

this is the last?

ini kah yang indah? inikah akhir dari semua cerita? inikah akhir dari sebuah perjalanan dan penantian? akankah semua berakhir dengan sempurna? akankah tercipta kebahagiaan? akankah menjadi nyata? semua terasa indah semua penat itu tak terasa tergantikan oleh sesuatu yang memberikan kehangatan di dalam jiwa tergantikan oleh tatapan matanya yang tajam buktikan sumpah. butakan semua kisah masa lalu kubur erat-erat dalam kotak kenangan yang terkunci rapat dengarkan jiwa dengarkan hati terbuka untuknya. "berharap kisah ini akan lebih baik" ku doakan. :)

home sweet home

. tidak terasa, ini hari ke 5 saya bedrest dirumah. semenjak kepulangan mendadak saya pada senin malam kerumah ini, memang saya hanya ingin istirahat sambil menunggu operasi selesai. kadang menahan sakit, kadang suntuk, kadang teramat sangat dingin. Tapi dibalik semua itu, saya ambil hikmahnya. bisa sahur dan buka bersama keluarga dirumah. Sesuatu yang sangat jarang kami lakukan di bulan ramadhan ini. Besok sore sudah ke jakarta lagi, menempuh minggu terakhir kerja sebelum libur lebaran, sekian.

Jogja.

Sepertinya tidak ada habisnya cerita saat aku menginjakan kaki di tempat ini, di setiap sudut sampai ke pelosoknya tersimpan cerita yg terngiang sampai saat ini, esok, dan seterusnya. Walau hanya semalam, walau hanya beberapa jam saja, aku menikmati hari ini.  Kesederhanaan yg paling aku suka dari kota ini, budaya dan adat istiadat masih kental, walau banyak yg berubah dari kota ini, macet, resto dan hotel mahal dimana-mana. Namun, kesederhaan itu masih ada di warung-warung kecil, angkringan, gudeg lesehan pinggir jalan, juga warung burjo khas sunda yg siap sedia 24 jam. Yang pasti harganya sangat cocok untuk kantong mahasiswa.  Aku ingin kembali kesini lagi, sekedar melihat keindahan alam dari merapi sampai paris alias parang tritis. Sekedar ngobrol clingak clinguk ngalor ngidul di angkringan. Obrolin politik, ekonomi, sosial, budaya bersama wong cilik.  Yup, sekian cerita jogja kali ini, kembali ke jakarta, kembali ke rutinitas, kembali kepenatan.  So long jogja :)...